Bible says :

Kamis, 14 Agustus 2014

Thanks GOD

Dari sekian ribu kata-kata yang ada, hanya ucapan "Thanks God" yang ingin gue ucapkan sekarang.
Bukan karena apa yang gue minta sudah Tuhan berikan, tapi karena Tuhan memberikan semua yang gue butuhkan. Thanks GOD :)

Kamis, 01 Agustus 2013

CHELSEA

25 July 2013, hari yg paling bersejarah untuk Cheksea Indonesia Supporter Club. Karena untuk pertama kalinya tim Chelsea hadir di Indonesia.
 I was 4 years be a fans of Chelsea, agag telat emang. Dibandingkan banyak fans lainnya yg sudah menjadi fans mungkin dr usia mereka msh kecil. Tapi saya gag suka dibilang fans karbitan, karena saya bukan "ababil".
 Sudah seminggu yg lalu euphoria para "The Blues" bergema di Gelora Bung Karno tapi tetap saja masih terasa sampai hari ini. Kebahagiaan yang luar biasa melihat tim kesayangan bertanding secara langsung. Selama ini cuma bisa liat di TV atau streaming, dan seperti hanya sebuah mimpi bisa langsung hadir di Stamford Bridge untuk menyaksikan pertandingan Chelsea. Untuk pertama kalinya dalam sejarah Gelora Bung Karno memBIRU. Jumlah penonton yang hadir saat itu ada 80.106 orang, angka yang cukup fantastic dibandingkan dengan jumlah penonton Chelsea di Malaysia dan Thailand. Menjadi salah satu  diantara 80.106 orang yang membirukan GBK, dan saksi dari aksi keren dari Hazard merupakan pengalaman yang paling tak bisa saya lupakan.
Meskipun Lampard tidak diturunkan saat pertandingan, tapi dengan melihat Super Frank warming up di lapangan sebelum pertandingan sudah cukup membuat hati berbunga-bunga. Hasil pertandingan BNI All Star 1 - 8 Chelsea agag membuat perasaan senang saya tidak lengkap. Memang saya berharap Chelsea menang tapi tidak dengan selisih gol yang sangat jauh. Tapi apapun hasilnya di lapangan seminggu yang lalu, semoga itu menjadi pelajaran untuk Timnas Indonesia dan menjadi hiburan yang melepaskan dahaga para fans Chelsea di Indonesia. Thanks BNI yang membawa Chelsea ke Indonesia. Thanks Chelsea for your coming to Indonesia,  see you soon in Indonesia or at Stamford Bridge :)

*untuk foto menyusul,, something error with my phone*

Sabtu, 22 Juni 2013

Dirgahayu Jakarta 486

Dirgahayu Jakarta, kota kelahiranku, kota tempat aku bertumbuh, kota tempat aku bersekolah, kota tempat aku bekerja. 

Sudah 22 tahun, saya menikmati hidup di Jakarta. Dengan segala kemegahan dan kemewahan kota Jakarta membuatku merasa betah dan gag pengen pindah dari Jakarta. Kemacetan yang setiap hari selalu aku jumpai setiap kali aku berangkat ke kantor. Polusi udara yang setiap hari terhirup. Banjir yang selalu datang setiap musim penghujan. Tingkat kriminalitas yang kapan saja bisa mengancam. Masalah - masalah tersebut bisa saja menjadi alasan yang kuat untuk tidak tinggal lagi di kota ini. Tapi sayang, dengan segala kemudahan yang bisa aku dapatkan disini membuatku tetap ingin tinggal disini.

Di Jakarta, aku kemana-mana ada angkutan umum, ada ojek, ada taksi, tinggal pilih. Di Jakarta kalau malam mau tengah malam juga masih ramai. Hiburan bukan hanya televisi, banyak hiburan yang bisa kita pilih disini. Mau makan apa saja ada, tinggal pilih apa yang kita mau. Mall - mall berjejeran, tinggal memilih mau kemana kita hari ini, mau nonton film apa? di bioskop mana? Kehabisan uang, mau cari ATM? di Jakarta banyak. Banyak fasilitas publik yang buka 24 jam, swalayan, pom bensin, warnet, warung makan, apotik, klinik, dll. Semua fasilitas di Jakarta sudah lengkap, walaupun belum sepenuhnya sempurna. 


Aku mencintai Jakarta. Walaupun macet, banjir, udaranya kotor, dan rawan kejahatan. Aku sangat mencintai Jakarta, apapun yang terjadi. Bila suatu hari nanti ibu kota jadi dipindahkan ke kota lain, aku tetap mencintai Jakarta. Kemanapun nanti aku pergi, aku akan pulang ke Jakarta, tempat aku dilahirkan, dibesarkan, dan mencari nafkah. 

Dirgahayu Jakarta, kurang atau lebihmu, aku hanya berharap untuk Jakarta yang lebih baik. :)

Kamis, 20 Juni 2013

Happiness

Seorang sahabat pernah bilang "Bahagia itu adalah pilihan. Kalau lo terus mengurung diri lo dalam kesedihan, lo ga akan bahagia."

Terlalu melankolis, mungkin begitulah aku selama ini. Selalu mengkaitkan sebuah peristiwa dengan masa lalu. Selalu mengungkit rasa sakit masa lalu. Berpura-pura sok tegar atau sok bahagia, padahal sebenarnya rapuh. Mungkin gelar drama queen layak disandangkan buatku. 

Aku coba renungkan kata-kata sahabat tentang sebuah kebahagiaan. Aku harus keluar dari kesedihan dan penyesalan akan masa lalu. Aku harus berani mengambil keputusan untuk melupakan dan melangkah maju. Karena aku layak bahagia.

Tepat di malam sebelum hari ulang tahunku yang ke-22 mama said "Memaafkan dapat mendamaikan hati. Membenci takkan pernah berujung. Dendam takkan pernah ada habisnya. Memaafkan dan melupakan bukan hanya mendamaikan hati kita tapi juga bisa menjadi berkat bagi orang lain." 

Yaa, selama ini aku hidup dalam pikiranku sendiri. Menutup hati, karena tak bisa memaafkan dan melupakan. Membenci dan mendendam karena kecewa di masa lalu. Tak pernah berhenti mengutuk diri sendiri. Mama benar, aku jauh lebih bahagia sekarang. Hatiku terasa damai.

Playlist masih memainkan lagu-lagu sedih, tapi aku tak lagi melankolis. Otakku kadang masih memutar kenangan tentang masa lalu, tapi tak memudarkan senyumanku. Aku sekarang sudah ada di kehidupan yang baru. Kehidupan yang penuh ucapan syukur dan maaf. 

Perjalananku sampai di usia 22 tak mudah. Terlalu banyak kesalahan, kesakitan, kekecewaan, dan penyesalan. Terlalu sering membuang-buang waktu, terlalu sombong dan lupa bersyukur. 

Hari ini , sudah 21 hari sudah aku menjalani hidupku di usia 22. Aku bahagia, padahal aku jauh dari para sahabatku. Aku bahagia, padahal aku belum menemukan cintaku. Aku bahagia, padahal aku tak bisa bermain-main seperti dahulu. Aku bahagia, padahal aku tak secantik dulu. Aku bahagia, karena ternyata aku masih bisa bernafas hari ini. Aku bahagia, karena ternyata keluargaku yang dulu pernah ku kecewakan hatinya masih mencintaiku. Aku bahagia, karena Tuhan tak pernah meninggalkanku. Aku bahagia, karena aku ingin bahagia.

Aku masih ingin bahagia di hari esok dan seterusnya, walaupun aku tahu esok akan ada kesusahannya sendiri.



Sabtu, 04 Mei 2013

AYAH SUPER HEBAT :)



Ayahku bukanlah ayah yang kaya, dengan pekerjaan yang mapan dan jabatan yang tinggi. Ayahku bukanlah ayah yang membahagiakan anak-anaknya dengan barang-barang mewah. Tapi ayahku adalah ayah yang sangat HEBAT. Beliau tak pernah lupa membimbing anak-anaknya mengerjakan PR, atau menemani kami belajar untuk menghadapi ulangan di sekolah. Beliau tak pernah lupa untuk mengajak kami bermain walaupun dengan permainan sederhana. Beliau selalu mengajak ibu dan anak-anaknya untuk makan di luar pada akhir pekan walaupun hanya makan mie ayam di pinggir jalan. Beliau juga tak pernah lupa mengajarkan kami berdoa. Ayahku ayah yang SUPER , seringkali dengan sengaja ayah memasak makanan untuk kami sekeluarga. Ayahku mungkin bukan ayah yang sempurna, dengan segala kekurangannya seringkali kami jadi sasaran emosi ayah. Tapi dibalik sakitnya pukulan ayah, cambuk sabuk ayah, dan bentakan ayah ada kelembutan dan kasih sayang yang luar biasa dalam diri ayah. Ayahku ayah yang HEBAT, beliau selalu belajar dan belajar menjadi pribadi yang lebih baik. Beliau tak pernah malu untuk mengakui kesalahannya dan meminta maaf.  Ayah adalah teman diskusi terhebat, beliau tahu banyak hal yang tak kudapatkan dari sekolah seperti agama, politik, matematika, dan pengetahuan umum. Ayah juga lawan main catur yang tangguh, aku tak pernah menang melawan beliau. Selain itu ayah juga sahabat terbaikku, meski aku jarang sekali bercerita tentang kehidupanku padanya, beliau tahu semua yang aku rasakan dan melalui caranya yang unik memberikan aku solusi. Ayah sering mengantarku ke sekolah, meski aku sudah masuk usia remaja, ayah juga sering mengantar aku kemanapun aku pergi. Saat aku harus pulang malam karena ekstrakulikuler, aku selalu melihat ayah ada di depan pagar sekolahku dengan sabar menungguku. Walaupun beliau sering memarahiku karena terlalu aktif di ekskul tapi ayah tak pernah absen menjemputku. Oh yaa ayahku juga pandai sekali mendongeng, waktuku dan adik-adikku kecil ayah seringkali mendongeng untuk kami sebelum tidur. Bukan dongen tentang cinderella atau putri salju yang kami dengar, tapi dongeng ciptaan ayah sendiri yang takkan pernah anak-anak lain dengar. Saat aku kuliah, aku harus nge-kost ayah adalah orang yang paling takut melepasku. Beliau selalu menelponku sekedar bertanya sudah makan atau belum, atau sekedar mengingatkanku untuk kuliah. Sering juga ayah menyuruh ibu menelponku untuk menanyakan apakah aku baik-baik saja, atau apakah uang sakuku cukup? Ayah juga sering menelponku untuk mengingatkanku menjaga diri baik-baik. Dan setiap akhir pekan aku pulang ayah menyuruh ibu memasak makanan yang enak dan sehat. Pernah juga saat aku mengerjakan tugas kuliah sampai aku tidak tidur sama sekali, tengah malam ayah bangun dan membuat susu jahe untukku, oohh how sweet .. Aku harus ke kampus untuk tes tugas akhir pratikum tapi saat itu aku sedang tak enak badan, ayah mengantarkan aku ke kampus dan menungguku sampai selesai. Meski beliau sibuk dengan segala pekerjaannya ayah tak pernah lupa memperhatikan anak-anaknya  bahkan sampai ke hal-hal yang detail. Beliau akan marah bila dalam sehari saja anak-anaknya tak memberi kabar. Beliau selalu mengajak seluruh anggota keluarga makan bersama saat kami berkumpul semua. Hmmm akan perlu banyak waktu untuk menceritakan ayah disini, ayahku adalah ayah yang HEBAT. Terima kasih Tuhan telah menganugrahkan kami ayah yang hebat. Kiranya ayah selalu sehat selalu sampai bisa melihat anak-anaknya berhasil. Amin J

Rabu, 24 April 2013

Random Posting

Dearr my blogg ,, hmmm setelah bertamasya di blog-blog tetangga akhirnya gue balik lagi ke blog sendiri. Baca-baca tulisan orang diluar sana yang sama sekali gue ga kenal, ternyata menyenangkan. Dari tulisan-tulisan mereka akhirnya gue mengenal mereka dan dari sana jugalah gue dapat banyak referensi buat nulis. Sebenarnya kesenangan gue akan dunia bahasa sudah ada sejak gue SD, dari sekedar nulis puisi-puisi sederhana sampai cerpen dan sempet nulis cerita yang rencananya mau dijadiin novel cuman ga pernah rampung. Dari gue nulis corat-coret di buku pelajaran sekolah, terus nulis diary, sampai nulis di blogg. Tapi koq gue ngerasa kemampuan nulis gue masih sangat amat payah, tata bahasa yang masih jauh dari kata sempurna, ditambah lagi tulisan gue yang sangat membosankan. Sebenarnya gue ngerasa kemampuan gue dalam dunia bahasa ini menurun drastis sejak gue kuliah. Entah mungkin karena gue makin jarang baca buku dan makin jarang nulis lagi makanya gue jadi tambah payah. Gue kuliah di jurusan Teknik Elektro, bacaan yang banyak gue lahap adalah buku-buku yang berkaitan dengan teknik, matematika, fisika dan sebagainya. Teman-teman sepergaulan gue juga ga ada yang suka baca buku, kalo dulu waktu SMA setiap main ke mall pasti paling lama mojok di Gramedia atau toko buku lainnya, mampir ke rumah temen disodorinnya buku. Waktu kuliah setiap jalan ke mall kalo ga nonton ya makan ya belanja *hufft. Karena kesibukan kuliah dengan tugasnya yang seabrek dan kesibukan part time akhirnya waktu gue untuk membaca buku (selain buku kuliah dan buku pelajaran buat ngajar) akhirnya terpaksa berkurang. Gue coba akali dengan rajin baca koran online atau blog-blog orang, tapi teteup ajja kalo ga rajin nulis jadi yaaa tetep payah ....
Setelah lulus kuliah, gue dapat kerjaan yang sangat amat bertolak belakang dari latar pendidikan gue sebelumnya. Gue kerja di dunia anak-anak di sebuah Club Anak-anak , dimana disini tersedia banyak sekali buku-buku bagus di librarynya. Dikarenakan bos gue juga suka banget baca buku, beliau suka beli buku-buku yang inspiring dan menarik buat para karyawannya. Surga banget kalo udah lihat buku , tapi sayang seribu sayang , almost buku-buku di library adalah buku berbahasa inggris, dengan kemampuan bahasa inggris gue yang masih jauh dari rata-rata bikin gue agag malas bacanya ... fufufuffuu
dan hari ini saat gue mulai agag rajin untuk memposting ehhh malah posting tulisan yang sepertinya (memang) membosankan dan tak layak dibaca.. hahahahaa
namanya juga mencoba :p

Sabtu, 30 Maret 2013

Prosesi Mangain dari Tanah Batak


Tumbuh besar di dalam keluarga batak, tak serta merta membuat saya mengerti secara jelas tentang adat istiadat batak. Walaupun ayah saya sering kali mengajarkan saya tentang adat istiadat batak dan sesekali melibatkan saya dalam suatu prosesi adat batak. Panjang dan ribetnya adat batak membuat saya seringkali jenuh dan bosan bila ada di dalam prosesi adat batak.

Sampai akhirnya pada tanggal 6 Maret 2013 lalu, saya bersama ayah dan ibu saya pulang ke Tapanauli Utara, tempat ayah saya lahir dan tumbuh besar. Bukan tanpa alasan atau hanya ingin sekedar berlibur saya dan orang tua pergi kesana, apalagi setelah 16 tahun saya tidak menginjakkan kaki saya di kampung halaman saya. Kami kesana untuk menyelesaikan utang ayah dan ibu saya, yakni utang adat. Ibu saya bukanlah wanita keturunan batak seperti ayah saya. Beliau adalah asli keturunan jawa timur. Karena sesuatu dan lain hal mereka harus menunggu sampai 23 tahun untuk menjalani prosesi "Mangain" atau pemberian marga untuk ibu saya. 

Dalam budaya Batak, adat Mangain pada dasarnya adalah memberikan marga kepada boru (anak perempuan) atau mangain kepada anak laki-laki. Mangain biasanya dilaksanakan saat menjelang kegiatan pernikahan, karena salah satu pasangan belum menjadi seorang suku Batak, karena itu sangat perlu diberikan marga. Mangain/mangampu boru (mengangkat anak), juga bermakna menerima seseorang asing (bukan suku batak) menjadi seperti anak kandung kita sendiri dengan menyandang marga sesuai dengan marga yang mangain. Untuk itu seluruh elemen keluarga besar, dongan tubu, boru, bere, dongan sahuta dan hula-hula harus turut menyaksikan dan mengukuhkan marga pada acara itu.

saat mama di ulosi oleh keluarga Hutabarat. 


Dalam adat batak, bila ada seorang dari suku batak ingin menikah dengan suku lainnya maka pasangannya tersebut harus diberikan marga terlebih dahulu. Jika pasangan perempuan yang berasal dari suku lain, marga yang diberikan adalah marga dari ibunda si laki-laki. Jika pasangan laki-laki yang berasal dari suku lain, maka diberikan marga amang boru, suami dari saudara perempuan bapaknya. Marga diberikan kepada seseorang yang Diain adalah supaya dia bisa mengikuti dan diterima dalam budaya Batak. 
Tepat tanggal 8 Maret 2013, di Desa Hutabarat, Tarutung, ibu saya menjalani prosesi Mangain. Beliau diberikan boru (marga) Hutabarat. Dan setelah menjalani proses Mangain, barulah ayah dan ibu saya bisa menjalani prosesi pernikahan adat batak.

Pengalaman yang cukup membuat saya mengerti tentang sedikit adat batak. Meski sepertinya terlihat ribet dan menjenuhkan, saya tetap bangga menjadi orang Indonesia terutama gadis batak. Kalau bukan saya yang meneruskan tradisi adat istiadat batak siapa lagi ???

Sabtu, 16 Maret 2013

Puisi

AMARAHKU

Terdiam aku disini
mencoba pahami semua ini
Dia mempertemukanku denganmu
dan kini Dia jua yang tak satukan kita

Bibir ini tersenyum pahit
menelan rasa sakit yang teramat
lebih baik ku tak mengenalmu
daripada ku harus melepasmu

Aku tak ingin menyalahkan-Nya
tapi aku tak bisa sembunyikan marah
kenapa Dia mengizinkan pertemuan itu ?
Dia pula yang pisahkan kita.


My ask

I've an hour here
waiting for you to talk
but you just keep silence.

clock ticking
until he was bored
but you remain silent

are you dumb?
then no word spoken
or are you deaf?
then you do not hear i asked.

If you are unable to speak
just nod your head when your answer 'yes'
and just shakes his head when your answer 'no'

if you do not hear
I would write what i ask to you
'Did you still  want me here?'





Jumat, 11 Januari 2013

Untilted ( just writing )


Setiap pagi dari balik kaca kantor , aku selalu menanti –nanti saat dia lewat. Dengan gayanya yang biasa namun mempesona dan senyumnya yang manis membuat aku selalu ingin melihat dia. Tak peduli ocehan teman-teman sekantorku , aku hanya ingin mengaguminya. Sayang , aku tak memiliki cukup keberanian untuk bisa menyapanya. Aku selalu saja gugup dan kehabisan kata saat melihat dia. Sudah berkali-kali kesempatan untuk menyapanya saat dia lewat di depan kantorku berakhir sia-sia. Dan aku hanya bisa menyesalinya.

Aku masih beruntung , karena kebaikan temanku aku bisa berkenalan dengannya. Rasyid, ya itu namanya. Dengan tangan dingin , wajah pucat pasi , suara bergetar ku sebut namaku , Hanum. Mungkin saat itu adalah saat terindah dan terburuk yang pernah kualami.

Rasa kagumku terus membara. Meski tak pernah berani memanggil namanya aku terus menanti kehadirannya, setiap pagi , setiap siang , dan setiap malam. Aku hanya berharap akan ada sebuah keajaiban untukku bisa mengenalnya lebih dekat lagi.

Bagai tersambar petir disiang bolong , saat temanku menelponku dan berkata bahwa dia melihat Rasyid berbelanja dengan seorang perempuan di sebuah pasar swalayan. Aku segera bangkit dari kursiku dan berlari menuju pasar swalayan yang kebetulan letaknya tak jauh dari kantorku. Aku hanya ingin sekedar memastikan bahwa temanku sedang tidak berbohong. Entah bagaimana caranya melukiskan perasaanku saat aku menyaksikan pemandangan itu di depan mataku. Aku hanya berharap perempuan itu bukan kekasihnya apalagi istrinya.

Hari berganti bulan , dan waktu terus beranjak namun tak jua kulihat dirinya berjalan di koridor seperti biasanya. Kucoba mencari tahu keberadaan dirinya melalui temanku. Dan ternyata dia pindah ke kota lain, sedih rasanya.

Menanti dan terus berharap kamu kan kembali ke Jakarta. Sampai waktu itu tiba , aku bahagia tak berujung. Ritual setiap hariku kembali seperti beberapa bulan sebelum kepergiannya ke kota lain. Menunggu kehadirannya dan mengaguminya.

Yaa , hanya mengagumi dirinya lewat balik kaca, lalu berkhayal luas tentang dirinya. Aarrgghh rasanya itu sudah cukup membuat jantungku berdegup kencang bagai naik jet coster. Saat imajinasiku larut dalam cerita indah tentangnya aku tersenyum sendiri, dan saat imajinasiku bermain dalam cerita terburuk denganya aku sedih. Terkesan berlebihan memang, tapi itulah aku. Entah sampai kapan aku bisa mengakhiri ini semua dan berbalik pada kenyataan?

Tuhan aku ingin mengenalnya, bukan hanya sekedar mengaguminya. Aku ingin menghadirkannya dalam hidupku, bukan hanya sekedar tokoh utama dalam imajinasiku. Aku ingin menyapanya dan tersenyum padanya, bukan hanya sekedar menyebut namanya dalam hatiku. Tuhan bantu aku untuk mengakhiri rasa penasaranku ini. Amin

Note : @rachmawatiayuu is my inspiration of this story ..

Selasa, 25 Desember 2012

Merry Christmas

So this is Christmas
And what have you done?
Another year over
And a new one just begun

And so this is Christmas

I hope you have fun
The near and the dear one
The old and the young

A very merry Christmas

And a happy New Year
Let's hope it's a good one
Without any fear

And so this is Christmas

For weak and for strong
For rich and the poor ones
The world is so wrong

And so happy Christmas

For black and for white
For yellow and red ones
Let's stop all the fight

A very merry Christmas

And a happy New Year
Let's hope it's a good one
Without any fear

And so this is Christmas

And what have we done?
Another year over
And a new one just begun

Ans so this is Christmas

I hope you have fun
The near and the dear one
The old and the young

A very merry Christmas

And a happy New Year
Let's hope it's a good one
Without any fear

War is over over

If you want it
War is over
Now

_John Lennon_




Merry Christmas and Happy New Year 
from me and family

may the spirit of Love , the beauty of Hope , and the blessing Peace , be your gift for this Christmas.

Jesus Bless you all :)

Rabu, 20 Juni 2012

rasa apa ini ?

rasa apa ini ? *shit* mungkin ini cinta !
aahh aku tak mau bermain - main dengan rasa cinta yang semu .
semu ? yaa ini semu ..
karena aku jatuh cinta pada teman ku di masa lalu , yang kini menjadi sahabatku.
matanya yang dulu pernah buat hatiku bergetar tak karuan , tak pernah berubah sampai saat ini.
senyumnya yang dulu selalu buat aku terlena , juga masih sama sampai saat ini.
perhatiannya padaku yang dulu kupikir semu , kini aku malah merasakan begitu nyata.
aahh kenapa harus dia yang kembali membuat aku memiliki perasaan ini ?
kenapa harus dia yang selalu ada saat aku butuh tempat cerita dan berbagi ?
kenapa harus dia Tuhan ?
dia yang kini terlanjur menjadi sahabat dan abang bagiku , 
dia yang tak mungkin aku sentuh cintanya karena berbagai alasan ,


sepertinya lebih baik aku simpan saja perasaanku ini , 
karena ini perasaan yang semu.
takkan ku biarkan perasaan semu ini merusak semua hal - hal indah yang telah aku dan dia bina.
meski takkan pernah dia tahu tentang perasaan ini , aku bahagia , asal aku terus bisa bersamanya.
karena terkadang persahabatan itu jauh lebih indah daripada hubungan percintaan.


to you my best friend :)



Kamis, 31 Mei 2012

duapuluhsatu

finnally ,  30 Mei 2012 datang juga .. dan gue pun genap berusia 21 tahun. 
21 tahun usia yang bisa dikategorikan dewasa. hmmm nothing special sih di hari ultah ini , but i'm happy.
Pencapaian yang udah gue raih sejauh ini adalah berhasil lulus kuliah tepat waktu dan berhasil mendapatkan pekerjaan, Just it. not worthy. 
whatever .. tetap bersyukur buat kehidupan yang akhirnya mencapai angka 21 tahun , buat keluarga yang selalu ada sampai saat ini, buat sahabat yang menjadi warna terindah, dan buat semuanya. 
Impian gue di usia 21 ini sederhana , BAHAGIA. Bahagia dalam keluarga, pekerjaan, lingkungan, pertemanan, dan juga percintaan. Bahagia lahir batin. 
Tapi keluarga dan orang orang terdekat gue punya Wish List yang menurut gue berlebihan. Yaa seperti biasa awalnya mereka semua mengucapakan "wish the best for you!" tapi embel-embel belakangnya ga enakin hati ... "cepet dapat jodoh yaa!"  emang umur gue udah krusial banget ya buat ngomongin masalah kawin , nikah , jodoh ,whatevaaahh ... 
apa lagi bokap nyokap gue yang bilang "udah umur 21 ya nang, papa sama mama berharap kamu kenalin kami sama calon mantu. belajar buka hati ya nang !"  truss ditambah adik-adik gue bilang "kaa, gue ga mau tau lo harus punya pacar yaa !!"  
hahahahahhahahaa gue cuma bisa ketawa ajja ,, dalem hati gue agag sedih sih dibilang kaya gitu ..
yaa mau gimana lagii tohh gue belom nemuin cowo yang pas ...
"mam , pap, bang, dek, doakan saja ya kakak bisa mendapatkan yang terbaik !"
Once more ,, praise the Lord for His bless till now.

Jumat, 18 Mei 2012

Bahagia

Tak perlu miliki kekasih untuk bahagia ..
karena adanya seorang kekasih tak menjamin bahwa hidup akan bahagia.
memang dengan adanya kekasih cukup memeberi warna dalam hidup.

Tak perlu menjadi galau karena single ..
karena single bukan berarti sendiri , bukan berarti tak miliki cinta.
single hanya sebuah pilihan hidup yang harus dijalani dalam masa pencarian cinta sejati.

Ada atau tidak adanya kekasih , bukan menjadi tolak ukur apakah bahagia atau tidak?
Bahagia datang dari dalam hati yang memiliki cinta.
Cinta yang dimaksud bukan hanya sekedar cinta untuk kekasih tapi cinta yang universal , cinta terhadap sesama.

Aku bahagia karena aku memiliki cinta. 
Cinta terhadap diriku sendiri.

Senin, 23 April 2012

Flashback SMA

udah hampir sebulan ga posting di blog , sekarang tampilannya berubah ... waaahh harus belajar lagi niih ... 

yuupsss setelah hampir sebulan gue kelayapan dan ga mampir di blog ini , tiba-tiba pagi ini gue kepikiran mau nulis sesuatu ...

gue mau sedikit flashback ke masa masa SMA dulu ...

7 tahun yang lalu tepatnya tahun 2005 gue resmi menyandang status anak SMA, dan terdaftar secara resmi di SMA N 88 Jakarta.. yang sama sekali bukan sekolah impian gue ...

oke lupakan masalah sekolah impian *skip*
pertama kali gue ga tau apa yang harus gue lakukan di SMA , karena ga ada satupun teman yang gue kenal (setelah ngubek-ngubek ternyata ada juga temen SMP gue) sampailah gue berkenalan dengan POPY teman pertama gue dan jadi temen sebangku gue selama MOS. Selama MOS gue kenalan juga sama anak-anak yang lain , singkat cerita 3 hari MOS gue udah ga linglung lagi karena gue udah punya temen ...

Tiba saatnya pemilihan ekskul , gue super bingung waktu itu.. cuma boleh pilih 2 ekskul , tapi gue pengen banyakkk ... *maruk* akhirnya gue pilih RohKris (wajib) dan gue pilih Paskibra.
Kenapa Paskibra ?? soalnya seniornya cakeepp , ganteng , hahah *ababil* 
Setelah habis masa MOS ada namanya tes Matrikulasi , buat pemilihan 5 siswa yang akan dibina untuk jalur PMDK (walau akhirnya ga berhasil programnya) dan tanpa firasat sedikitpun gue terpilih menjadi salah satu dari 5 siswa itu. Akhirnya gue pun dapat jadwal tambahan belajar. setiap senin - jum'at gue dan 5 siswa dari setiap kelas X lainnya harus datang jam 10 di sekolah untuk mengikuti BinPres ( Bina Prestasi) *ohh ya waktu itu gue masih masuk siang , soalnya sekolahnya 2 shift*

Sebagai ababil saat itu yang baru mengenal dunia SMA , agag keteteran mengikuti pelajaran. Meskipun masuk siang jam 13.00 , gue harus udah di sekolah jam 10.00 buat ikut BinPres, terus lanjut lagi jam 13.00 belajar seperti biasa layaknya anak SMA kelas X. Karena saat itu udah bulan Juli mendekati bulan Agustus dan akan ada upacara 17-an makanya Paskibra latihan buat upacara 17-an. Jadi setiap jam 16.00 semua anak Paskibra yang kelas X mendapatkan dispensasi buat latihan Paskibra. Udah kebayang kan gimana repotnya gue mengejar ketertinggalan pelajaran karena hampir setiap hari harus keluar kelas ninggalin pelajaran demi latihan.
Secara mental gue udah diuji dengan besarnya kewajiban gue belajar ditengah waktu yang ga normal. Secara fisik gue juga diuji, latihan Paskibra dari jam 4 sampe jam 7 selama hari sekolah , ditambah latihan lagi tiap hari minggu dari pagi sampe sore ... 
Tapi untungnya di BinPres temen-temennya asiikk , ga sok pinter walaupun pinter .. jadi selama belajar di BinPres ga ngeBTin. Di kelas juga gitu , sekelas sama anak - anak abnormal , jadi kebahagiaan tersendiri. Latihan Paskibra , meskipun melelahkan dan kadang menyakitkan , karena suka dimarah-marahin sama senior, tapi gue masih bisa enjoy ngejalaninnya .. ya karena ternyata senior - senior gue yang cakep bin ganteng itu juga rada rada abnormal .. jadi setiap break latihan pasti ada canda dan tawa.
kesibukan gue lainnya di sekolah adalah mengikuti kegiatan RohKris, karena ini salah satu ekskul wajib bagi setiap siswa kristen makanya gue mau ga mau harus mau. Awalnya suka males siiih ikut ibadah rohkris , tapi lama- lama asiik juga soalnya setelah gue ikut retreat ternyata disana juga banyak anak - anak abnormalnya ....

*at least kesimpulannya SMA N 88 isinya anak-anak abnormal semua termasuk gue* *skip*

Berkumpul dan bergaul sama orang yang abnormal membuat diri gue sendiri jadi abnormal juga .. tapi menjalani hari - hari sebagai anak SMA yang abnormal , menjadi kebahagiaan tersendiri yang takkan pernah tergantikan ...

Setahun kemudian , tepatnya tahun 2006 , gue naik kelas *huraaayy* dan akhirnya gue masuk kelas IA (Ilmu Alam) ga sia - sia gue belajar terus sampe akhirnya berhasil masuk kelas IA. Gue bangga akhirnya bisa nunjukin ke ortu gue kalo gue mampu menyeimbangkan antara belajar dan ekskul. Karena selama ini ortu gue especially bokap gue , meragukan kalo gue tetep bisa konsen sama pelajaran di tengah sibuk latihan paskib. Ternyata gue mampu kan .. !!! *tertawa bangga* Menjalani hari - hari baru sebagai senior , tapi masih punya senior , ga selalu nikmat. Statement dari guru yang negjudge anak IA itu adalah anak-anak yang terpilih dan pintar *padahal mah biasa ajja* selalu jadi beban buat anak IA. tapi emang dasarnya udah abnormal yaa bodo amat sama statement gituan. Masih di Paskibra, yaa gue masih bertahan di paskibra , ga kaya SMP yang tiap tiga bulan sekali ganti ekskul karena bosenn. Kalo dulu gue yang dapet dispensasi buat latihan , tapi karena gue udah senior gue dan angkatan gue laahh yang mengurus masalah dispensasi buat junior gue. Angkatan gue jadi panitia buat 17-an , jadilah dari pagi sekolah , pulang sekolah ngurus persiapan buat latihan , jam 4 udah latihan paskibra, pulang malam. Belum lagi masalah PR dan sebagainya, yaa resiko .. After that , gue juga jadi panitia retreat, apess gue harus pulang sore terus dari sekolah , ngurus segala proposal yang selalu di tolak.

Lagi dan lagi fisik dan mental diuji secara bersamaan. Keseriusan gue dituntut disini , bokap gue yang selalu bawel bin cerewet, selalu  ajj ngomel setiap gue sibuk sama kegiatan ekskul gue. Sampe ada ultimatum *lebayy* kalo nilai gue ada yang turun , gue ga boleh ikut kegiatan apapun diluar sekolah. Lagi dan lagi , gue buktiin gue bisa jaga nilai gue.

sebenernya siih gue bukan anak pintar atau IQ diatas rata-rata. gue biasa ajj , pintar ga , bego juga ga, ya rata-rata laahh .. kalo gue malas dan lengah gue bisa jadi murid paling bodoh di seantero bumi *oke lebayy lagii*  jadi gue harus perlu kerja keras dan belajar extra biar nilai gue stabil. yaa kalaupun harus remedial berkali-kali dan belajar tambahan gue jabanin asal rapot gue aman. Bersyukur gue punya teman yang pinternya keterlaluan, jadi bisa gue manfaatin buat ngajarin gue, (daripada bayar les mahal) gue juga punya temen yang hobinya belajar , jadi suka malu ajj kalo dia belajar gue ga. Temen sebangku gue juga lumayan pintar , ya gue juga ga mau kalah donnk .. meskipun secara mental udah pada ga waras , yaa kita masih pada punya motivasi buat belajar laah walaupun kepaksaa. Dikelas XI IA a , bisa dibilang kompak. Kompak dalam artian , satu ga kerjain PR ga kerjain semua. *plaakkk* selain anak - anak kelas gue yang lenye lenye tapi kadang pinter dan rajin belajar , senior di paskib juga rohkris selalu kasih motivasi buat belajar dan belajar. kata-kata yang gue inget dari semua senior yang pernah kasih petuah ke gue yaitu "Kita harus bertanggung jawab sama pilihan kita sendiri, dan harus tunjukkin ke semua orang kalau kita itu mampu jalanin pilihan kita!

Selama satu tahun perjalanan gue di kelas XI , bisa dikatakan gue "super sibuk" segala macam kegiatan gue jalanin,

Paskibra , kegiatan yang paling menyita perhatian gue. Dari segala macam permasalahannya yang kayanya ga abis-abis , sampai ke jadwal latihan yang cukup padat setiap menjelang even ataupun lomba.

Rohkris , karena beberapa even RohKris hampir bersamaan dengan even Paskib jadi yaa cukup membuat gue keteteran ngatur jadwal. Kadang jadwal rapat yang bersamaan bikin gue harus pusiingg.

Jurnalistik , ga terlalu sibuk , karena jarang ngumpul , kegiatannya bikin liputan dan segala macam tulisan bisa dikerjain pas jam santai atau dirumah jadi ga bikin capee..

dan walaupun gue bukan OSIS , gue ikut jadi panitia PENSI sekolah gue , oke ini juga bikin gue dimarahin bokap gue karena selalu pulang diluar jam normal anak sekolah. 
Tapi gue gag pernah nyesel, even slalu kena omel bokap nyokap , gue bahagia sama pilihan gue. Karena itu semua bikin gue jadi ga minder lagi, dan bikin gue punya banyak temen , pengalaman , dan cerita. *ahaaayy*

selain sibuk sama sekolah dan ekskul gue , gue juga ketularan virus jejepangan dari sindy a.k.a chika juga si thatha. Jadilah gue sering pulang malam gara-gara ikutan acara jejepangan ituu.. *alhasil kena omel lagi*

Okee hidup gue yang selalu diceramahin sama ortu gue selama kelas XI CLOSE.
berlanjut di tahun berikutnya , 2007 ...

gue masih dikasih kesempatan buat ngerasain bahagianya naik kelas .. hmmm pertempuran dimulai. Naik kelas XII berarti udah siap buat ngehadepin UN ..
segala macam kegiatan yang selama ini menyibukkan gue, harus segera ditinggalkan. Karena ga bisa meninggalkan semuanya begitu saja , ya dikurangilah sedikit demi sedikit.
Kalau waktu kelas XI sering pulang telat karena ini itu , kelas XII sering pulang sore karena harus PM dulu , kadang ditambah belajar kelompok dulu. Yaa biasalaahh kalau kelas XII udah disibukkan dengan jadwal belajar ekstra. Dan biasanya kalo udah kelas XII , apalagi mendekati UN , udah pada taubat dan ga main-main lagi. Belajar deehh yang bener ,, banyak banyak doa, kurangin main dan jangan buat kasus. 
Tapi kadang belajar ekstra juga bikin stress , naahh buat ngehilangin stress biasanya gue sama anak-anak sekelas main permainan masa kecil di jam istirahat, kaya domikado, ampar-ampar pisang , ada juga yang main kartu , atau baca komik. yaa apapun dilakukan untuk melepas penat. Meskipun banyak masalah yang menguji *alaahh* dan terlalu banyak hal yang bikin anak-anak di kelas bikin kubu dan selalu berantem , tapi tetep ajj menjelang UN kompak lagii..

TryOut , TryOut , TryOut , cuma itu yang bikin sibuk sampai menjelang UN.

Tepat bulan April 2008 , gue dan seluruh siswa kelas XII SMA se-Indonesia saat itu mengikuti UN selama 3 hari dengan 6 mata pelajaran. 
Puji Tuhan perjuangan ga sia - sia , penantian selama satu bulan lebih , hasil UN keluar juga , dan gue pun LULUS.
usai sudah segala kewajiban gue sebagai siswa SMA, dan gue bakal jadi Mahasiswa. 

setiap langkah gue selama menyandang status siswa SMA , baik itu positif ataupun negatif menjadi langkah awal gue dalam menjalani kehidupan kini.
Dan setiap cerita yang terjadi di masa SMA , membuat gue merindukan kembali masa-masa itu. 

masih banyak yang belum tertuliskan disini , tapi selalu tertulis di memori.

"Nikmati masa mudamu dengan hal-hal yang positif dan membahagiakan"


Elisabet Ayu Kartini

Sabtu, 17 Maret 2012

pertama dan terakhir

Setahun yang lalu di taman ini aku tak sengaja bertemu dengannya. Tepat pukul 07.30 setiap hari kerja aku bertemu dengannya. Senyumnya yang manis membuat aku mengaguminya, sampai kini setahun berlalu aku masih mengaguminya tanpa sekalipun berani menyapanya dan berkenalan.

Hari ini seperti biasa tepat jam 7.30 aku sudah sampai di taman ini, tapi wajah manisnya belum terlihat. “mungkin dia terlambat!” gumamku sambil duduk di bangku taman bermaksud menunggunya. Sudah 20 menit berlalu belum juga ada tanda-tanda kehadirannya. “Aah mungkin aku yang terlambat!” gumamku seraya aku bergegas meninggalkan taman. Kantorku terletak tepat di seberang taman, sebelum aku menyebrang aku sempat melihat sekeliling taman berharap dirinya ada disini. Dengan setengah berlari aku bergegas menyebrang jalan. Tiba-tiba dari arah kananku mobil melaju dengan kecepatan tinggi, aku kehilangan keseimbangan.

Kepalaku masih sakit saat aku terbangun dari tidurku. Oh tidak aku bukan tertidur, tapi aku pingsan dan aku sekarang ada di rumah sakit. Tangan dan kakiku sudah penuh perban, badanku rasanya sakit semua, aku mencoba melihat sekeliling, mencari seseorang yang bisa kutanya. “jangan dulu terlalu banyak bergerak mba!” suara lelaki secara tiba tiba mengejutkanku. “Mbak tadi terserempet mobil sampai jatuh pingsan. Kata dokter mbak harus banyak istirahat dulu, belum boleh banyak bergerak!” lanjutnya. Lelaki itu sepertinya aku kenal, ya dia lelaki yang aku tunggu setiap pagi ternyata dia yang menolongku dan membawaku ke rumah sakit. “Maas siapa?” tanyaku terbata – bata sambil menahan sakit. “Saya Ragil mbak, kantor kita berdekatan!”. “Mas Ragil gag kerja? Koq masih disini?” “Saya kan yang membawa mbak kesini jadi saya harus disini sampai keluarga mbak ada yang datang!” “Tas saya dimana ?” “Hmmm maaf mbak tadi saya buru-buru membawa mbak kesini, saya gag bawa tas mbak. Begitu sampai disini saya baru ingat lalu saya segera kembali kesana tapi tas mbak sudah ga ada dan tak satupun orang disana yang tahu. Maaf mbak!” jelasnya dengan wajah bersalah. “Saya hanya bisa menunggu mbak sampai sadar biar saya bisa menghubungi keluarga mbak!” “Berapa mbak nomor keluarga mbak?” tanyanya sambil mengeluarkan HPnya. “Keluarga saya di luar kota, cukup hubungi kantor saya saja!” jawabku. “Nomor teleponnya berapa?” “Saya lupa mas!” jawabku malu. “Kalau begitu saya ke kantor mbak saja. Bagaimana?” “Sepertinya itu ide bagus!” “Saya harus bertemu siapa disana mbak?” “Mas Ragil cari yang namanya Radita, bilang sama dia saya disini! Nama saya Wanda.” “OK mbak Wanda, saya tinggal dulu ya!” pamitnya  “Terima kasih mas!”

Satu jam kemudian Radita sahabatku datang menemaniku. “Wanda, kamu koq bisa celaka begini?” tanya Radita begitu melihatku. “Aku juga ga tau Dit.” Jawabku asal sambil melihat ke arah pintu. “Dit, Mas Ragil mana?” tanyaku. “Mas Ragil siapa Wan?” tanya Radita heran. “Kamu tau dari siapa aku disini? Dari mas Ragil kan?” “Aku tahu dari Pak Bayu, tukang siomay langganan kita!” “Hah , kamu serius? Mas Ragil itu yang nolong aku!” “Iya aku serius. Masa aku bohong sih? Tadi tuh aku ga liat kamu di kantor, aku coba telpon hp kamu, gag aktif. Aku tanyain satu kantor gag ada yang tahu. Aku coba keluar ke siomay pak Bayu, siapa tahu kamu disana. Pak Bayu bilang kalau tadi abis ada kecelakaan di depan kantor. Korbannya satu cewe satu cowo, dan pak Bayu bilang korban cewenya mirip kamu. Denger kaya gitu aku langsung cari kamu!” “Jadi kamu ga ketemu mas Ragil?” “Gag Wanda!”

Aku bingung, terus bertanya dalam hati kemana perginya mas Ragil? Sejak dia pamit untuk memanggil Radita dia tak kembali lagi. Dokter mengizinkan aku pulang hari ini juga. Dengan dibantu Radita aku mengurus administrasi Rumah Sakit. Rasa penasaranku terhadap sosok Ragil sangat besar, memaksa aku mencari tahu keberadaanya. “Suster, orang yang tadi mengantar saya kesini dimana ya?” tanyaku penasaran. “Tadi yang mengantar banyak mbak dan sudah pada pulang semua!” “Tadi ada satu orang yang jagain saya sampai saya sadar sus, dia bilang mau pergi sebentar tapi gag kembali juga. Saya mau bilang terima kasih sama dia sus!” “Maaf mbak saya gag melihat siapapun yang menunggu mbak, saya hanya melihat mbak ini!” jawab suster sambil menunjuk Radita. “Tapi tadi dia ada koq! Namanya Ragil sus!” kataku yakin. “Ragil ?” tanya suster ragu. “iya, suster tau?” “Hmmm yang saya tahu korban tabrakan tadi pagi selain mbak namanya Ragil mbak!” jelas suster itu. “Apa sus?” aku tak percaya mendengar penjelasan suster itu. “Terus keadaannya bagaimana sus?” kali ini Radita yang bertanya. “Keadaannya masih kritis mbak, dan belum ada pihak keluarga yang datang. Kasihan dia mbak, padahal dia harus menjalani operasi.” “Suster, boleh kami melihat dia?” pamitku. “Silahkan mbak!” Aku dan Radita mengikuti langkah suster menuju sebuah kamar. Kakiku terasa lemas tak berdaya saat yang aku lihat di depan mataku adalah Ragil yang aku maksud. Tak terasa air mata meleleh, membasahi pipiku, aku tak mampu mempercayai apa yang aku lihat. Radita membantu aku untuk duduk di samping Ragil. Melihat keadaannya yang sangat kritis membuat aku tak mampu berkata-kata, aku tak tahu harus berbuat apa, perasaanku limbung. “Tuhan, tolong berikan sebuah muzizat untuknya.” doaku dalam hati. Tak lama selesai aku berdoa untuknya, tangannya sedikit bergerak. Aku sangat senang sekali. Radita langsung memanggil dokter. Dokter bersama para suster segera menangani Ragil, aku dan Radita hanya menunggu di depan pintu sambil berdoa penuh harap. Saat dokter keluar, dengan segera aku berdiri meski kakiku masih sangat sakit “Dok, bagaimana ?” tanyaku harap – harap cemas. “Maaf, kami telah berusaha sekuat mungkin tapi Tuhan berkata lain. Sebaiknya anda segera menghubungi keluarganya, karena nyawanya sudah tak tertolong lagi!” jawab dokter sambil menepuk-nepuk bahuku seolah memberiku kekuatan. Aku tak kuasa menahan tangisku, perlahan aku dekati dia, dengan setengah berbisik aku berkata “Terima kasih mas Ragil!”.

Aku tak percaya perkenalanku dengannya harus dengan cara yang tragis seperti ini. Selama satu tahun aku mengaguminya, menunggunya di taman setiap pagi, memandanginya dari jauh, tanpa pernah berani membalas senyumannya apalagi berkenalan. Aku merasa terkejut bercampur bahagia saat tersadar dari pingsanku, aku melihat dia. Tapi ternyata itu hanya sebuah ilusi atau khayalan yang sangat nyata aku rasakan. Ku dengar dari beberapa saksi kecelakaan pagi itu, sebelum mobil itu menyerempetku mas Ragil berteriak padaku, tapi aku tak mendengar. Saat mobil itu hampir mendekatiku mas Ragil mendorongku, belum sempat mas Ragil berlari mobil itu menabrak mas Ragil hingga terpental jauh. Aku merasa sangat bersalah, seharusnya aku yang tertabrak dan mati, bukan mas Ragil. Aku menyesal kenapa pagi itu aku tak sabar sebentar lagi untuk menunggunya datang, kalau saja aku bisa bersabar mungkin ini takkan pernah terjadi. Seberapa besar rasa penyesalanku, aku takkan mampu mengembalikan keadaan seperti semula.

Sabtu, 04 Februari 2012

Penta Boyz

mungkin belum banyak yang kenal sama group accapella yang luar biasa ini ...
disini saya mencoba untuk bercerita tentang mereka ,,

berawal dari sebuah acara talk show "Kick Andy" di Metro TV pada tahun 2009 saya mengenal mereka. Pada saat itu mereka tampil dengan medley lagu-lagu batak. saya yang adalah orang batak merasa sangat bangga , karena mereka membawakan lagu - lagu batak tersebut dengan baik. saya sampai merinding mendengar suara mereka yang sangat "WOW" padahal ga ada satupun dari mereka yang batak.

Penta Boyz , begitu nama mereka disebutkan Andi Noya , langsung terlintas dalam memori saya kalau dulu saya pernah melihat Pentaboyz .. yaa sudah sangat lama sekali.

Penta Boyz merupakan juara Golden Stage International Song di rumania , dan Penta Boyz adalah grup acapella pertama yang menggelar konser tunggal di Melbourne Recital Centre, Australia pada 2009 lalu. Bahkan juga merupakan grup acapella pertama yang dianggap pantas untuk tampil di Istana Negara di hadapan presiden.

Keramah tamahan mereka terlihat saat mereka melayani satu persatu penggemarnya yang ingin foto bersama dan meminta tanda tangan. Saya dan teman- teman pun rela menunggu sampai larut malam demi bisa berfoto dengan mereka. Masih jelas saya ingat , saat itu lampu lobby metro TV sudah hampir padam semua , tapi mereka tetap saja maladeni kami yang mau foto bersama. Tak cukup sampai disitu , pada saat kami berjalan menuju pintu gerbang Metro TV kami berpapasan dengan Ka' Indra dan Ka' Joka , mereka tak segan - segan menyapa kami.

Selang beberapa hari saya mencoba mencari akun Facebook mereka dan saya mendapatkan. Tak perlu menunggu waktu lama , mereka satu persatu mengkonfirmasi pertemanan saya di Facebook. Tak satupun dari mereka yang sombong , terkadang saya chatting atau sms dengan mereka , dan itu masih berlangsung sampai hari ini.

Pada tahun 2011 , Penta Boyz meluncurkan sebuah single bertajuk "Sayang Bilang Sayang" . Lirik dan musik yang easy listening dan suara yang "WOW"  berhasil membuat saya jatuh cinta lagi setelah setahun lebih tak mendengar kabar mereka.

Jum'at , 11 November 2011 , sekitar pukul 13.30 secara tak sengaja saya bertemu mereka di kereta commuter line tujuan Bogor. Dengan sedikit malu - malu saya mencoba menyapa mereka , dan mereka pun langsung menyambut. Singkat cerita , saya yang seharusnya turun di stasiun UI jadi ikut dengan mereka ke Bogor menemani mereka promotion tour di Bogor. Saya mendapatkan perlakuan istimewa bak tamu VIP. Ka' Armand, selalu ada disamping saya dan berusaha membuat saya tidak canggung. Ka' Armand bercerita banyak tentang Penta Boyz. Bukan hanya ka' Armand, ka' Indra, ka' Ronnie, tak berhenti membuat saya tertawa sampai perut saya sakit. Ka' Joka dan Ka' Ata memang tak banyak bicara dengan saya tapi mereka juga menyenangkan. Kurang lebih 8 jam saya bersama dengan mereka dan banyak hal baru yang bisa saya dapatkan.  Banyak pelajaran yang bisa saya petik dari mereka , usaha , dan kerja keras mereka juga komitmen mereka.

Sampai saat ini pun mereka sama sekali gag berubah walaupun mereka sudah cukup terkenal dan punya banyak fans, terbukti dari jumlah followers mereka yang bertambah terus. Karena setiap ada kesempatan bertemu dengan mereka , mereka tetap ramah seperti biasanya. 'saya sering bertemu mereka karena ternyata kantor saya berdekatan dengan tempat mereka mengajar'

Jujur sampai saat ini saya belom punya foto bersama Personil Penta Boyz lengkap, walaupun saya sering ketemu mereka... hikksss .. jadi saya ga bisa posting foto disini ..

Rabu, 01 Februari 2012

sebuah cerita dari kelapa gading

waahh sudah lama gue tak posting disini ...
sejak laptop gue rusak dua bulan yang lalu , gue ga tau mau melampiaskan hasrat gue dimana ...
berhubung sekarang gue lagi dikantor dan g ada kerjaan apapun ,, jadilah gue melacur menggunakan komputer kantor ...


Jadi ceritanya gue udah dapet kerja nih sekarang ,, bukan pengangguran lagi. tapi kerjaan gue gag sesuai banget sama background pendidikan gue gituuuhhh ,,,
even gag nyambung sama pendidikan gue , gue sangat menikmati kerja disini ..

Kerjaan gue sehari cuma 6,5 jam , dan selama kerja gue bisa main sama anak - anak kecil , bisa facebookan , bisa twitteran , bisa makan , bisa jajan , bisa becanda canda ... gue kerja apa nyantai yaa??

lo pasti pada bingung kan gue kerja apa ????
jadi gue kerja di sebuah CLUB anak dimana di club ini anak - anak bisa melakukan aktivitas yang dia senangi seharian penuh. Anak - anak disini juga diajarkan untuk mandiri dan kreatif , aktivitas yang ada banyaaakk ..  ada story telling , art n craft , martial arts dan music ... karena disini kita mengajarkan anak-anak kreativitas jadi gue juga harus kreatif ... hahahaha

udah dua bulan gue kerja disini , banyak pengalaman yang gue dapet .. sekarang kemampuan bahasa inggris gue jadi meningkat walaupun masih agag berantakan karena anak - anak didik gue pada lancar bahasa inggris , dan setiap dua bulan sekali ada culture sharing jadi mau ga mau gue harus bisa berbahasa inggris. selain bahasa inggris gue juga udah bisa merajut atau biasa disebut Crochet , origami , de el el ...

masih banyak cerita yang mau gue share disini tapi sayang , sekarang waktunya gue harus beres beres buat pulang ...
next time dilanjut lagii ...

Jumat, 11 November 2011

11.11.11. --->> diculik PENTABOYZ

hari yang melelahkan buat gue ... secara dari pagi gue udah keluar rumah. Tujuan awal gue adalah Psikotest di Juanda, pulangnya jalan sama ka Nurul ke pasar baru , dan pas di kereta perjalanan pulang gue ketemu sama anak-anak PENTABOYZ.

pertemuan ini diawali pas di Gambir , ada 3 orang cowo yang masuk ke Gerbong Khusus Wanita lalu mereka bertiga ditegur sama petugas dong ... pas gue liat liat ehh ternyata mereka itu ka Armand dan ka Joka , personil PENTABOYZ. awalnya ragu ragu buat nyapa mereka , dan pada akhirnya di stasiun Lenteng Agung gue memberanikan diri untuk mendekati mereka dan menyapa mereka. Hasilnya gue diajak mereka buat nonton mereka manggung di Botani square Bogor, awalnya gue ragu .. tapi karena gue bete dan pengen ngebolang, yauddiinn gue terima tawaran mereka. kapan lagi kan gue punya kesempatan kaya gini ???? sepanjang perjalanan ngobrol ngalor ngidul sama ka Armand , ka Joka , ka Marta dan ka Ronnie. Sesampainya di Bogor kita naik angkot ke lokasi, tapi begitu nyampe di lokasi makan siang dulu baru ke tempat show mereka. disana ketemu sama ka Indra.
perasaan gue deg degan waktu jalan bareng sama mereka , tapi karena mereka baik baik dan humoris jadilah gue nyaman jalan bareng mereka. Apalagi ka Armand itu ternyata good man bangeettt ,, aiihhh jadi melayang ..
pokoknya FULL SERVICE deh .. dari makan , minum , dapat CD + Sticker , trus bisa bercanda dan cerita cerita sama mereka semua. dan yang bikin gue tambah seneng soalnya ka Armand minta no hape gue ,, *kan harusnya gue yang minta* yang jadi bintang hari ini ka Armand deeehh !!!
bercanda dan ketawa bareng sama mereka itu bikin rasa bosan gue ilang. mulai dari jam setengah 3 sampai setengah 9 di kereta CommuterLine dan di Botani Square gag berhenti dibuat tawa sama mereka semua.

Terima Kasih buat ka Armand , ka Joka , ka Ronnie , ka Indra , ka Marta , mas Dodo , dan mas Tri yang udah menghadirkan tawa dan bahagia di tengah kejenuhan gue ..... jangan jera nyulik saya yaaa !!!


*sayangnya gue gag minta foto bareng jadi gue ga bisa posting foto deh ....

see PENTABOYZ on Video Clip




 

download lagunya disini

Jumat, 28 Oktober 2011

feel so tired

hari ini hari yang sangat melelahkan buat gue ...

gue udah berangkat lebih awal karena takut keburu ujan ,, ya walaupun akhirnya tetep keujanan ..
setelah gue sampe di Juanda , gue harus nunggu hampir sejam baru dapet busway .. berhubung gue kecapean , ya gue tidur .. jeng jeng jeng ... gue pikir udah kelewatan , ternyata lom nyampe nyampe .. dan tau kenapa ?? itu disebabkan karena hujan , dan jalan Daan Mogot tergenang air hingga pada akhirnya macet ...

begitu sampai di cengkareng , pemandangan yang terlihat adalah MACET yang sangat panjang .. akhirnya gue memutuskan naik ojek , padahal gue gag punya uang , biasanya dari cengkareng ke lokasi tempat gue ngajar itu kalo naik ojek cuma 15 menit ,, laahh nii ampe sejam lebiih cuy ..

huufftt ..
jalanan macet ,




ada pohon roboh  , 


banjir ,


tukang ojek mpe pusiing muter muter ,, dan ujung ujungnya teteup nerobos banjir ....



guee makasiih bangeettt sama abang ojek yang bersedia muter muter dan nerobos banjir .. walaupun tadinya gue hampir di turunin di jalan ,,

dan pas nyampe bimbel ... murid gue yang dateng cuma ada dua orang .... DUA orang saudara saudara ...
gokiill gag tuuh ...

pas pulangnya ,, HUJAN DERAS .. hadooowwhhhh .. cape bangeett , badan jadi ancuurr ..

Sabtu, 22 Oktober 2011

Westlife - My Love



An empty street
And empty house
A hole inside my heart
I'm all alone
The rooms are getting smaller
I wonder how
I wonder why
I wonder where they are
The days we had
The song we sang together

And all my love
I'm holding on forever
Reaching for the love that seem so far...

So I say a little prayer
And hope my dream will take me there
Where the skies are blue
To see you once again my love
oversees from coast to coast
to find the place i love the most
Where the fields are green
To see you once again my love

I try to read
I go to work
I'm laughing with my friends
But I can't stop to keep myself from thinking
I wonder how
I wonder why
I wonder where they are
The days we had
The song we sang together

And all my love
I'm holding on forever
Reaching for a love that seem so far...
Chorus

Bridge
To hold u in my arms
To promise u my love
To tell u from my heart
You're all I'm thinking of

I'm reaching for a love that seem so far...
Chorus

http://youtu.be/pGoUTwIWxis