Kira-kira 3 tahun yang lalu , waktu pertama kali ditawari jadi Guru Sekolah Minggu (GSM) seneng banget , sampai gag perlu berpikir ulang buat nerima tawaran itu. Di tahun pertama masih jadi pendamping atau asisten , tapi rasanya udah cukup bahagia. Bisa berbagi tawa dan keriangan dengan anak-anak , bisa bergaul dengan kaka-kaka yang baik.
Mulai memasuki tahun ke-2 , mulai ada permasalahan .. saya mulai belajar untuk mengatasi segala permasalahan dengan hati dan kepala yang dingin. saya belajar untuk menjadi dewasa, belum lagi ditambah dengan kesibukan saya di Naposo yang cukup membuat saya sedikit kewalahan mengatur waktu. Walau agag memusingkan dan cukup membuat saya lelah dengan segala kegiatan dari pagi sampe siang setiap hari minggu. Tapi saya selalu kangen dan merindukan setiap saat dan moment itu. Kalo gag pergi ke gereja dan ketemu mereka setiap minggu pasti kangen banget.
Tapi semua berubah semenjak , akhir tahun lalu. Api pelayanan saya naik turun. Untung saja masih ada sedikit senyum dan tawa yang teman - teman berikan, sedikit mencharge semangat saya. Apalagi kalo saya melihat anak-anak sekolah minggu yang setiap minggu pagi selalu semangat datang ke gereja untuk beribadah. Rasanya sayang sekali kalau melewatkan kesempatan untuk menjadi saksi dari perkembangan iman mereka. Dan saya merasa sangat berdosa bila melewatkan kesempatan untuk mendampingi dan mengenalkan mereka tentang Kasih Yesus.
Sampai hari natal tahun lalu , saya masih berusaha untuk mengubur rasa kecewa saya , marah , dan ego saya demi melihat senyuman malaikat-malaikat kecil. Memasuki awal tahun 2011, saya berpikir saya bisa berubah , saya bisa semakin mencintai pelayanan saya. Tapi entah kenapa sepertinya situasi yang tidak kondusif di gereja saya , membuat saya semakin down. Saya merasa tidak memiliki tempat di sana , saya merasa sendiri. Perasaan saya yang seperti itu membuat saya marah , membuat saya jadi malas untuk datang ke gereja. Buat saya ke gereja cuma jadi rutinnitas ajj , dan biar anak-anak sekolah minggu ada yang ngajar. Merasa sangat berdosa ,, ya itulah perasaan saya saat ini.
Dilema melanda, saya pikir sebaiknya saya berhenti saja dari pelayanan ini. Tapi saya tak tega meninggalkan semua malaikat - malaikat kecil itu. Saya masih belum sanggup menanggalkan segala kewajiban saya. Saya bukan hanya sekedar Guru Sekolah Minggu , saya juga pengurus Remaja Naposo Gereja , dan saya juga bertanggung jawab atas remaja yang sedang dalam masa pencarian jati diri. Ooohh Tuhan ,, rasanya saya ingin menangis bila saya benar benar akan meninggalkan sesuatu yang sangat saya cintai. Tuhan saya sangat mencintai setiap bagian dari gereja saya. Kecuali bagian itu ,, hal yang sangat sulit dan takkan saya sebut disini.
Saya hanya ingin mendapatkan dukungan, saya hanya butuh bimbingan. Saya hanya menuntut hak saya. Saya telah lakukan semua yang saya bisa, saya tak menuntut profit, saya hanya mau TOLONG BANTU SAYA UNTUK WUJUDKAN MIMPI MALAIKAT-MALAIKAT KECIL ini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar