Bible says :

Sabtu, 17 Maret 2012

pertama dan terakhir

Setahun yang lalu di taman ini aku tak sengaja bertemu dengannya. Tepat pukul 07.30 setiap hari kerja aku bertemu dengannya. Senyumnya yang manis membuat aku mengaguminya, sampai kini setahun berlalu aku masih mengaguminya tanpa sekalipun berani menyapanya dan berkenalan.

Hari ini seperti biasa tepat jam 7.30 aku sudah sampai di taman ini, tapi wajah manisnya belum terlihat. “mungkin dia terlambat!” gumamku sambil duduk di bangku taman bermaksud menunggunya. Sudah 20 menit berlalu belum juga ada tanda-tanda kehadirannya. “Aah mungkin aku yang terlambat!” gumamku seraya aku bergegas meninggalkan taman. Kantorku terletak tepat di seberang taman, sebelum aku menyebrang aku sempat melihat sekeliling taman berharap dirinya ada disini. Dengan setengah berlari aku bergegas menyebrang jalan. Tiba-tiba dari arah kananku mobil melaju dengan kecepatan tinggi, aku kehilangan keseimbangan.

Kepalaku masih sakit saat aku terbangun dari tidurku. Oh tidak aku bukan tertidur, tapi aku pingsan dan aku sekarang ada di rumah sakit. Tangan dan kakiku sudah penuh perban, badanku rasanya sakit semua, aku mencoba melihat sekeliling, mencari seseorang yang bisa kutanya. “jangan dulu terlalu banyak bergerak mba!” suara lelaki secara tiba tiba mengejutkanku. “Mbak tadi terserempet mobil sampai jatuh pingsan. Kata dokter mbak harus banyak istirahat dulu, belum boleh banyak bergerak!” lanjutnya. Lelaki itu sepertinya aku kenal, ya dia lelaki yang aku tunggu setiap pagi ternyata dia yang menolongku dan membawaku ke rumah sakit. “Maas siapa?” tanyaku terbata – bata sambil menahan sakit. “Saya Ragil mbak, kantor kita berdekatan!”. “Mas Ragil gag kerja? Koq masih disini?” “Saya kan yang membawa mbak kesini jadi saya harus disini sampai keluarga mbak ada yang datang!” “Tas saya dimana ?” “Hmmm maaf mbak tadi saya buru-buru membawa mbak kesini, saya gag bawa tas mbak. Begitu sampai disini saya baru ingat lalu saya segera kembali kesana tapi tas mbak sudah ga ada dan tak satupun orang disana yang tahu. Maaf mbak!” jelasnya dengan wajah bersalah. “Saya hanya bisa menunggu mbak sampai sadar biar saya bisa menghubungi keluarga mbak!” “Berapa mbak nomor keluarga mbak?” tanyanya sambil mengeluarkan HPnya. “Keluarga saya di luar kota, cukup hubungi kantor saya saja!” jawabku. “Nomor teleponnya berapa?” “Saya lupa mas!” jawabku malu. “Kalau begitu saya ke kantor mbak saja. Bagaimana?” “Sepertinya itu ide bagus!” “Saya harus bertemu siapa disana mbak?” “Mas Ragil cari yang namanya Radita, bilang sama dia saya disini! Nama saya Wanda.” “OK mbak Wanda, saya tinggal dulu ya!” pamitnya  “Terima kasih mas!”

Satu jam kemudian Radita sahabatku datang menemaniku. “Wanda, kamu koq bisa celaka begini?” tanya Radita begitu melihatku. “Aku juga ga tau Dit.” Jawabku asal sambil melihat ke arah pintu. “Dit, Mas Ragil mana?” tanyaku. “Mas Ragil siapa Wan?” tanya Radita heran. “Kamu tau dari siapa aku disini? Dari mas Ragil kan?” “Aku tahu dari Pak Bayu, tukang siomay langganan kita!” “Hah , kamu serius? Mas Ragil itu yang nolong aku!” “Iya aku serius. Masa aku bohong sih? Tadi tuh aku ga liat kamu di kantor, aku coba telpon hp kamu, gag aktif. Aku tanyain satu kantor gag ada yang tahu. Aku coba keluar ke siomay pak Bayu, siapa tahu kamu disana. Pak Bayu bilang kalau tadi abis ada kecelakaan di depan kantor. Korbannya satu cewe satu cowo, dan pak Bayu bilang korban cewenya mirip kamu. Denger kaya gitu aku langsung cari kamu!” “Jadi kamu ga ketemu mas Ragil?” “Gag Wanda!”

Aku bingung, terus bertanya dalam hati kemana perginya mas Ragil? Sejak dia pamit untuk memanggil Radita dia tak kembali lagi. Dokter mengizinkan aku pulang hari ini juga. Dengan dibantu Radita aku mengurus administrasi Rumah Sakit. Rasa penasaranku terhadap sosok Ragil sangat besar, memaksa aku mencari tahu keberadaanya. “Suster, orang yang tadi mengantar saya kesini dimana ya?” tanyaku penasaran. “Tadi yang mengantar banyak mbak dan sudah pada pulang semua!” “Tadi ada satu orang yang jagain saya sampai saya sadar sus, dia bilang mau pergi sebentar tapi gag kembali juga. Saya mau bilang terima kasih sama dia sus!” “Maaf mbak saya gag melihat siapapun yang menunggu mbak, saya hanya melihat mbak ini!” jawab suster sambil menunjuk Radita. “Tapi tadi dia ada koq! Namanya Ragil sus!” kataku yakin. “Ragil ?” tanya suster ragu. “iya, suster tau?” “Hmmm yang saya tahu korban tabrakan tadi pagi selain mbak namanya Ragil mbak!” jelas suster itu. “Apa sus?” aku tak percaya mendengar penjelasan suster itu. “Terus keadaannya bagaimana sus?” kali ini Radita yang bertanya. “Keadaannya masih kritis mbak, dan belum ada pihak keluarga yang datang. Kasihan dia mbak, padahal dia harus menjalani operasi.” “Suster, boleh kami melihat dia?” pamitku. “Silahkan mbak!” Aku dan Radita mengikuti langkah suster menuju sebuah kamar. Kakiku terasa lemas tak berdaya saat yang aku lihat di depan mataku adalah Ragil yang aku maksud. Tak terasa air mata meleleh, membasahi pipiku, aku tak mampu mempercayai apa yang aku lihat. Radita membantu aku untuk duduk di samping Ragil. Melihat keadaannya yang sangat kritis membuat aku tak mampu berkata-kata, aku tak tahu harus berbuat apa, perasaanku limbung. “Tuhan, tolong berikan sebuah muzizat untuknya.” doaku dalam hati. Tak lama selesai aku berdoa untuknya, tangannya sedikit bergerak. Aku sangat senang sekali. Radita langsung memanggil dokter. Dokter bersama para suster segera menangani Ragil, aku dan Radita hanya menunggu di depan pintu sambil berdoa penuh harap. Saat dokter keluar, dengan segera aku berdiri meski kakiku masih sangat sakit “Dok, bagaimana ?” tanyaku harap – harap cemas. “Maaf, kami telah berusaha sekuat mungkin tapi Tuhan berkata lain. Sebaiknya anda segera menghubungi keluarganya, karena nyawanya sudah tak tertolong lagi!” jawab dokter sambil menepuk-nepuk bahuku seolah memberiku kekuatan. Aku tak kuasa menahan tangisku, perlahan aku dekati dia, dengan setengah berbisik aku berkata “Terima kasih mas Ragil!”.

Aku tak percaya perkenalanku dengannya harus dengan cara yang tragis seperti ini. Selama satu tahun aku mengaguminya, menunggunya di taman setiap pagi, memandanginya dari jauh, tanpa pernah berani membalas senyumannya apalagi berkenalan. Aku merasa terkejut bercampur bahagia saat tersadar dari pingsanku, aku melihat dia. Tapi ternyata itu hanya sebuah ilusi atau khayalan yang sangat nyata aku rasakan. Ku dengar dari beberapa saksi kecelakaan pagi itu, sebelum mobil itu menyerempetku mas Ragil berteriak padaku, tapi aku tak mendengar. Saat mobil itu hampir mendekatiku mas Ragil mendorongku, belum sempat mas Ragil berlari mobil itu menabrak mas Ragil hingga terpental jauh. Aku merasa sangat bersalah, seharusnya aku yang tertabrak dan mati, bukan mas Ragil. Aku menyesal kenapa pagi itu aku tak sabar sebentar lagi untuk menunggunya datang, kalau saja aku bisa bersabar mungkin ini takkan pernah terjadi. Seberapa besar rasa penyesalanku, aku takkan mampu mengembalikan keadaan seperti semula.

Sabtu, 04 Februari 2012

Penta Boyz

mungkin belum banyak yang kenal sama group accapella yang luar biasa ini ...
disini saya mencoba untuk bercerita tentang mereka ,,

berawal dari sebuah acara talk show "Kick Andy" di Metro TV pada tahun 2009 saya mengenal mereka. Pada saat itu mereka tampil dengan medley lagu-lagu batak. saya yang adalah orang batak merasa sangat bangga , karena mereka membawakan lagu - lagu batak tersebut dengan baik. saya sampai merinding mendengar suara mereka yang sangat "WOW" padahal ga ada satupun dari mereka yang batak.

Penta Boyz , begitu nama mereka disebutkan Andi Noya , langsung terlintas dalam memori saya kalau dulu saya pernah melihat Pentaboyz .. yaa sudah sangat lama sekali.

Penta Boyz merupakan juara Golden Stage International Song di rumania , dan Penta Boyz adalah grup acapella pertama yang menggelar konser tunggal di Melbourne Recital Centre, Australia pada 2009 lalu. Bahkan juga merupakan grup acapella pertama yang dianggap pantas untuk tampil di Istana Negara di hadapan presiden.

Keramah tamahan mereka terlihat saat mereka melayani satu persatu penggemarnya yang ingin foto bersama dan meminta tanda tangan. Saya dan teman- teman pun rela menunggu sampai larut malam demi bisa berfoto dengan mereka. Masih jelas saya ingat , saat itu lampu lobby metro TV sudah hampir padam semua , tapi mereka tetap saja maladeni kami yang mau foto bersama. Tak cukup sampai disitu , pada saat kami berjalan menuju pintu gerbang Metro TV kami berpapasan dengan Ka' Indra dan Ka' Joka , mereka tak segan - segan menyapa kami.

Selang beberapa hari saya mencoba mencari akun Facebook mereka dan saya mendapatkan. Tak perlu menunggu waktu lama , mereka satu persatu mengkonfirmasi pertemanan saya di Facebook. Tak satupun dari mereka yang sombong , terkadang saya chatting atau sms dengan mereka , dan itu masih berlangsung sampai hari ini.

Pada tahun 2011 , Penta Boyz meluncurkan sebuah single bertajuk "Sayang Bilang Sayang" . Lirik dan musik yang easy listening dan suara yang "WOW"  berhasil membuat saya jatuh cinta lagi setelah setahun lebih tak mendengar kabar mereka.

Jum'at , 11 November 2011 , sekitar pukul 13.30 secara tak sengaja saya bertemu mereka di kereta commuter line tujuan Bogor. Dengan sedikit malu - malu saya mencoba menyapa mereka , dan mereka pun langsung menyambut. Singkat cerita , saya yang seharusnya turun di stasiun UI jadi ikut dengan mereka ke Bogor menemani mereka promotion tour di Bogor. Saya mendapatkan perlakuan istimewa bak tamu VIP. Ka' Armand, selalu ada disamping saya dan berusaha membuat saya tidak canggung. Ka' Armand bercerita banyak tentang Penta Boyz. Bukan hanya ka' Armand, ka' Indra, ka' Ronnie, tak berhenti membuat saya tertawa sampai perut saya sakit. Ka' Joka dan Ka' Ata memang tak banyak bicara dengan saya tapi mereka juga menyenangkan. Kurang lebih 8 jam saya bersama dengan mereka dan banyak hal baru yang bisa saya dapatkan.  Banyak pelajaran yang bisa saya petik dari mereka , usaha , dan kerja keras mereka juga komitmen mereka.

Sampai saat ini pun mereka sama sekali gag berubah walaupun mereka sudah cukup terkenal dan punya banyak fans, terbukti dari jumlah followers mereka yang bertambah terus. Karena setiap ada kesempatan bertemu dengan mereka , mereka tetap ramah seperti biasanya. 'saya sering bertemu mereka karena ternyata kantor saya berdekatan dengan tempat mereka mengajar'

Jujur sampai saat ini saya belom punya foto bersama Personil Penta Boyz lengkap, walaupun saya sering ketemu mereka... hikksss .. jadi saya ga bisa posting foto disini ..

Rabu, 01 Februari 2012

sebuah cerita dari kelapa gading

waahh sudah lama gue tak posting disini ...
sejak laptop gue rusak dua bulan yang lalu , gue ga tau mau melampiaskan hasrat gue dimana ...
berhubung sekarang gue lagi dikantor dan g ada kerjaan apapun ,, jadilah gue melacur menggunakan komputer kantor ...


Jadi ceritanya gue udah dapet kerja nih sekarang ,, bukan pengangguran lagi. tapi kerjaan gue gag sesuai banget sama background pendidikan gue gituuuhhh ,,,
even gag nyambung sama pendidikan gue , gue sangat menikmati kerja disini ..

Kerjaan gue sehari cuma 6,5 jam , dan selama kerja gue bisa main sama anak - anak kecil , bisa facebookan , bisa twitteran , bisa makan , bisa jajan , bisa becanda canda ... gue kerja apa nyantai yaa??

lo pasti pada bingung kan gue kerja apa ????
jadi gue kerja di sebuah CLUB anak dimana di club ini anak - anak bisa melakukan aktivitas yang dia senangi seharian penuh. Anak - anak disini juga diajarkan untuk mandiri dan kreatif , aktivitas yang ada banyaaakk ..  ada story telling , art n craft , martial arts dan music ... karena disini kita mengajarkan anak-anak kreativitas jadi gue juga harus kreatif ... hahahaha

udah dua bulan gue kerja disini , banyak pengalaman yang gue dapet .. sekarang kemampuan bahasa inggris gue jadi meningkat walaupun masih agag berantakan karena anak - anak didik gue pada lancar bahasa inggris , dan setiap dua bulan sekali ada culture sharing jadi mau ga mau gue harus bisa berbahasa inggris. selain bahasa inggris gue juga udah bisa merajut atau biasa disebut Crochet , origami , de el el ...

masih banyak cerita yang mau gue share disini tapi sayang , sekarang waktunya gue harus beres beres buat pulang ...
next time dilanjut lagii ...

Jumat, 11 November 2011

11.11.11. --->> diculik PENTABOYZ

hari yang melelahkan buat gue ... secara dari pagi gue udah keluar rumah. Tujuan awal gue adalah Psikotest di Juanda, pulangnya jalan sama ka Nurul ke pasar baru , dan pas di kereta perjalanan pulang gue ketemu sama anak-anak PENTABOYZ.

pertemuan ini diawali pas di Gambir , ada 3 orang cowo yang masuk ke Gerbong Khusus Wanita lalu mereka bertiga ditegur sama petugas dong ... pas gue liat liat ehh ternyata mereka itu ka Armand dan ka Joka , personil PENTABOYZ. awalnya ragu ragu buat nyapa mereka , dan pada akhirnya di stasiun Lenteng Agung gue memberanikan diri untuk mendekati mereka dan menyapa mereka. Hasilnya gue diajak mereka buat nonton mereka manggung di Botani square Bogor, awalnya gue ragu .. tapi karena gue bete dan pengen ngebolang, yauddiinn gue terima tawaran mereka. kapan lagi kan gue punya kesempatan kaya gini ???? sepanjang perjalanan ngobrol ngalor ngidul sama ka Armand , ka Joka , ka Marta dan ka Ronnie. Sesampainya di Bogor kita naik angkot ke lokasi, tapi begitu nyampe di lokasi makan siang dulu baru ke tempat show mereka. disana ketemu sama ka Indra.
perasaan gue deg degan waktu jalan bareng sama mereka , tapi karena mereka baik baik dan humoris jadilah gue nyaman jalan bareng mereka. Apalagi ka Armand itu ternyata good man bangeettt ,, aiihhh jadi melayang ..
pokoknya FULL SERVICE deh .. dari makan , minum , dapat CD + Sticker , trus bisa bercanda dan cerita cerita sama mereka semua. dan yang bikin gue tambah seneng soalnya ka Armand minta no hape gue ,, *kan harusnya gue yang minta* yang jadi bintang hari ini ka Armand deeehh !!!
bercanda dan ketawa bareng sama mereka itu bikin rasa bosan gue ilang. mulai dari jam setengah 3 sampai setengah 9 di kereta CommuterLine dan di Botani Square gag berhenti dibuat tawa sama mereka semua.

Terima Kasih buat ka Armand , ka Joka , ka Ronnie , ka Indra , ka Marta , mas Dodo , dan mas Tri yang udah menghadirkan tawa dan bahagia di tengah kejenuhan gue ..... jangan jera nyulik saya yaaa !!!


*sayangnya gue gag minta foto bareng jadi gue ga bisa posting foto deh ....

see PENTABOYZ on Video Clip




 

download lagunya disini

Jumat, 28 Oktober 2011

feel so tired

hari ini hari yang sangat melelahkan buat gue ...

gue udah berangkat lebih awal karena takut keburu ujan ,, ya walaupun akhirnya tetep keujanan ..
setelah gue sampe di Juanda , gue harus nunggu hampir sejam baru dapet busway .. berhubung gue kecapean , ya gue tidur .. jeng jeng jeng ... gue pikir udah kelewatan , ternyata lom nyampe nyampe .. dan tau kenapa ?? itu disebabkan karena hujan , dan jalan Daan Mogot tergenang air hingga pada akhirnya macet ...

begitu sampai di cengkareng , pemandangan yang terlihat adalah MACET yang sangat panjang .. akhirnya gue memutuskan naik ojek , padahal gue gag punya uang , biasanya dari cengkareng ke lokasi tempat gue ngajar itu kalo naik ojek cuma 15 menit ,, laahh nii ampe sejam lebiih cuy ..

huufftt ..
jalanan macet ,




ada pohon roboh  , 


banjir ,


tukang ojek mpe pusiing muter muter ,, dan ujung ujungnya teteup nerobos banjir ....



guee makasiih bangeettt sama abang ojek yang bersedia muter muter dan nerobos banjir .. walaupun tadinya gue hampir di turunin di jalan ,,

dan pas nyampe bimbel ... murid gue yang dateng cuma ada dua orang .... DUA orang saudara saudara ...
gokiill gag tuuh ...

pas pulangnya ,, HUJAN DERAS .. hadooowwhhhh .. cape bangeett , badan jadi ancuurr ..

Sabtu, 22 Oktober 2011

Westlife - My Love



An empty street
And empty house
A hole inside my heart
I'm all alone
The rooms are getting smaller
I wonder how
I wonder why
I wonder where they are
The days we had
The song we sang together

And all my love
I'm holding on forever
Reaching for the love that seem so far...

So I say a little prayer
And hope my dream will take me there
Where the skies are blue
To see you once again my love
oversees from coast to coast
to find the place i love the most
Where the fields are green
To see you once again my love

I try to read
I go to work
I'm laughing with my friends
But I can't stop to keep myself from thinking
I wonder how
I wonder why
I wonder where they are
The days we had
The song we sang together

And all my love
I'm holding on forever
Reaching for a love that seem so far...
Chorus

Bridge
To hold u in my arms
To promise u my love
To tell u from my heart
You're all I'm thinking of

I'm reaching for a love that seem so far...
Chorus

http://youtu.be/pGoUTwIWxis

Sabtu, 15 Oktober 2011

Chick~En~Katsu

sudah lama tak posting ,, sedikit iseng mau posting ....

finally ,, CD cHiku sampai juga di tangan gue setelah gue nunggu selama seminggu .. hehehhee makasiih ya bang @bagoradiras ...



sekarang gue jadi suka sama Chiku niihh ,, gara gara insiden di UI kemaren ...

ternyata anak anak chiku isinya saraapp semua yaa ...

yaahh sebelas dua belass laah sama gue ... hehehehe